Wednesday, February 16, 2011

MAULIDUR RASUL ...apa maknanya???

walaupun sehari lambat untuk m'update mgenai maulidur rasul tapi sebenarnya hati ini x pernah melupakannya sama sekali..

perkara yang nak dikongsikan bersama:

ada sesetengah pihak berpendapat buat apalah kita nak buat perkara yang tak pernah nabi buat..sambutan MAULIDUR RASUL..bid'ah..mne boleh.. nanti nabi laknat.. sebenarnya hal ini dipanggil sebagai bid'ah hasanah...so maknanya boleh dilaksanakan sebagai bukti cinta kita kepada baginda..asalkan tak adalah melakukan perkara yang terang2nya mendatangkan kemurkaan Allah...tapi orang selalu cakap masa maulidur rasul ni kita kena banyak berselawat ke atas baginda... tapi adakah pada hari berkenaan sahaja??? marilah sme2 kita muhasabah diri kita... kitakan manusia selalu lupa..perkataan manusia berasal dari bahasa arab 'nasi' *bukan nasi yang kita makan tuh..maknanya lupa...jadi kita kena selalu ingatkan diri kita okies~..

bukan benda nih yang nak disharekan bersama sebenarnya...saya ada baca satu artikel di http://www.iluvislam.com/...saya pernah dengar mengenai kisah ini time sekolah dulu...tapi saja2 nak flashback balik...kn tazkirah tuh maksudnya mengingatkan...walaupun bnyk kali baca pasal hal ini memeng  menginsafkan diri...ianya mengenai ingatan   KEKASIH ALLAH terhadap umat baginda...sedangkan kita sebagai umat baginda apa yang selalu kita pikirkan *lepas nih cerita korea mana ye yg nak tengok...tu untuk diri saya yg hina ni. lu pikir lah sendiri...moga sme2 kita dapat merenung sejenak  sebagai UMAT AKHIR ZAMAN ini setelah kita baca artikel ini...moga dapat sme2 ambil ikhtibar








      Suasana di majlis pertemuan itu hening sejenak. Semua yang hadir diam membatu. Mereka seperti sedang memikirkan sesuatu. Lebih-lebih lagi Saidina Abu Bakar. Itulah pertama kali dia mendengar orang yang sangat dikasihi melafazkan pengakuan demikian.Seulas senyuman yang sedia terukir dibibirnya pun terungkai.
Wajahnya yang tenang berubah warna.

"Apakah maksudmu berkata demikian wahai Rasulullah? Bukankah kami ini saudara-saudaramu? " Saidina Abu Bakar bertanya melepaskan gumpalan teka-teki yang mula menyerabut fikiran.
"Tidak, wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan saudara-saudaraku (ikhwan)," suara Rasulullah bernada rendah."Kami juga ikhwanmu, wahai Rasulullah," kata seorang sahabat yang lain pula.Rasulullah menggeleng-gelangkan kepalanya perlahan-lahan sambil tersenyum.

      Kemudian baginda bersuara, "Saudaraku ialah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman denganku sebagai Rasulullah dan mereka sangat mencintaiku. Malahan kecintaan mereka kepadaku melebihi cinta mereka kepada anak-anak dan orang tua mereka."Pada ketika yang lain pula, Rasulullah menceritakan tentang keimanan 'ikhwan' baginda: "Siapakah yang paling ajaib imannya?" tanya Rasulullah.
"Malaikat," jawab sahabat."Bagaimana para malaikat tidak beriman kepada Allah sedangkan mereka sentiasa hampir dengan Allah," jelas Rasulullah.Para sahabat terdiam seketika. Kemudian mereka berkata lagi, "Para nabi.""Bagaimana para nabi tidak beriman, sedangkan wahyu diturunkan kepada mereka."
"Mungkin kami," celah seorang sahabat."Bagaimana kamu tidak beriman sedangkan aku berada ditengah-tengah kau," pintas Rasulullah menyangkal hujah sahabatnya itu."Kalau begitu, hanya Allah dan Rasul-Nya sahaja yang lebih mengetahui," jawab seorang sahabat lagi, mengakui kelemahan mereka.
"Kalau kamu ingin tahu siapa mereka? Mereka ialah umatku yang hidup selepasku. Mereka membaca Al Quran dan beriman dengan semua isinya. Berbahagialah orang yang dapat berjumpa dan beriman denganku. Dan tujuh kali lebih berbahagia orang yang beriman denganku tetapi tidak pernah berjumpa denganku," jelas Rasulullah.
"Aku sungguh rindu hendak bertemu dengan mereka," ucap Rasulullah lagi setelah seketika membisu.
Ada berbaur kesayuan pada ucapannya itu.

Wednesday, February 9, 2011

saat lafaz sakinah.........

Heningnya
Sunyi suasana
Lafaz sakinah bermula

Apa rasa
Diterjemah hanya
Sebak abah tangis ibunda

Adalah aku wali puteriku
Serah kini amanahku ini padamu
Nafkahilah dia curah kasih dan cinta
Lebih dari yang ku berikan kepadanya


Dulu esakannya sandar di bahuku
Tangisannya kini ku serah padamu
Bukan bermakna dia bukan milikku
Fitrahnya perlukanmu
Jadikanlah dia wanita syurga
Mengerti benar akan maharnya
Taat itu bukan hanya pada nama
Indah ia pada maksudnya

Ku akur
Akan pesanmu
Puterimu kini amanahku

Iringilah
Dengan doamu
Bahagia kami dari redhamu

Monday, January 24, 2011

Muhasabah Cinta....

Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari Mu
Kupasrahkan semua pada Mu

Tuhan baru kusadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta Mu

Kata kata cinta terucap indah
Mengalir berzikir di kidung doa ku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku


Butir butir cinta air mataku
Terlihat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi Muhasabah cintaku

Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan Mu

Friday, January 14, 2011

SEBIRU HARI INI-edcoustic

sebiru hari ini
birunya bagai langit terang benderang
sebiru hari kita bersama disini

seindah hari ini
indahnya bak permadani taman surga
seindah hati kita walau kita kan berpisah

bukankah hati kita telah lama menyatu
dalam tali kisah persahabatan ilahi
pegang erat tangan kita terakhir kalinya
hapus air mata meski kita kan berpisah

selamat jalan teman
tetaplah berjuang
semoga kita bertemu kembali
kenang masa indah kita sebiru hari ini



banyak kisah suka dan duka aku melalui lagu ni...
sedih bila ingat balik